Persiapan Puasa Bagi Penderita Diabetes yang Perlu Diperhatikan

persiapan-puasa-bagi-penderita-diabetes

Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Bagi orang-orang yang mengidap penyakit kronis seperti diabetes, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri. Karena kondisi tubuhnya yang tidak normal, penderita diabetes harus melakukan beberapa persiapan jika tetap ingin berpuasa di bulan Ramadhan.

Penderita diabetes termasuk salah satu pasien yang berisiko saat menjalankan puasa. Tapi bukan berarti tidak boleh sama sekali berpuasa. Dengan pengaturan minum obat dan persiapan yang tepat, penderita diabetes masih bisa tetap sehat menjalankan ibadahnya.

Terkait :
Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh
Tips Menjalankan Puasa bagi Penderita Maag
Tips Tetap Sehat dan Segar Selama Bulan Puasa
5 Buah yang Sehat untuk Berbuka Puasa

Persiapan bagi penderita diabetes menjelang puasa Ramadhan menjadi hal yang tidak boleh dianggap sepele. Berikut ini persiapan puasa bagi penderita diabetes yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Sebelum berpuasa Ramadan, penderita diabetes sebaiknya kontrol ke dokter dulu dan lakukan cek gula darah, kontrol fungsi ginjal, sistem metabolisme keseluruhan, jantung, gangguan elektrolit, dan pemeriksaan terkait lainnya.
  • Kontrol sebelum bulan puasa perlu dilakukan oleh penderita diabetes guna melihat kondisi tubuhnya. Dokter akan melakukan observasi secara lengkap. Jika memang kondisi tubuh pasien tidak terlalu baik, dokter akan melakukan perubahan atau penyesuaian pengobatan.
  • Saat puasa tubuh tentu tetap membutuhkan cairan. Konsumsi minuman dan makanan yang mengandung air, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat berpuasa.
  • Perbanyak mengkonsumsi makanan berserat, seperti buah-buahan dan sayuran. Kurangi makanan yang mengandung lemak, dan hindari makanan yang mengandung lemak jenuh.
  • Konsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang, yaitu 65% karbohidrat, 15% protein, dan 20% lemak dari total energi yang dibutuhkan tubuh.
  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, agar tubuh tetap fit dan bugar selama beraktifitas dalam satu hari. Konsumsi suplemen multivitamin bila dirasa unsur mikronutrien kurang dalam makanan yang dikonsumsi.
  • Tetap disiplin dalam menjalankan diet yang dilakukan, dan selalu memantau kadar gula darah secara berkala sebagai persiapan menjelang puasa ramadhan bagi penderita diabetes harus dilakukan.
  • Jika Anda menggunakan insulin, Anda akan membutuhkan lebih sedikit insulin sebelum mengawali puasa. Jenis insulin yang Anda gunakan mungkin harus diubah dari yang biasanya Anda gunakan.
  • Melakukan pemeriksaan gula darah beberapa kali dalam sehari, khususnya pada diabetes tipe 1 dan 2 yang mendapat insulin, agar mengetahui resiko dan cara mengantisipasinya. Pemeriksaan gula darah bisa dilakukan sebelum berbuka dan dua jam setelah berbuka, sebelum tidur, sebelum sahur, tengah hari dan sesuai kebutuhan.
  • Sahur dianjurkan dilakukan mendekati imsak dengan mengubah jadwal, jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi. Penyesuaian jumlah dilakukan sesuai dosis obat dan insulin.
  • Sebaiknya melakukan pembagian porsi makan saat berbuka hingga sahur dengan porsi makan saat berbuka 40 persen, setelah tarawih 10 persen, dan saat sahur 50 persen dari total kebutuhan kalori per hari. Ketika berbuka, makanlah dalam jumlah kecil, dan hindari makan makanan manis atau berlemak, memperbanyak minum air dan menghindari minuman manis atau berkafein.
  • Pembatalan puasa bisa dilakukan jika terjadi tanda-tanda hipoglikemia atau kadar gula kurang dari 60 mg/dl.
Jika memang kondisi tubuh penderita tidak memungkinkan atau berisiko tinggi jika tetap berpuasa, jangan paksakan diri. Selamat berpuasa!
0 Komentar untuk " Persiapan Puasa Bagi Penderita Diabetes yang Perlu Diperhatikan"

Back To Top