Gejala dan Penyebab Diare

gejala-dan-penyebab-diare
Diare ditandai dengan encernya tinja atau feses yang dikeluarkan atau buang air besar (BAB) dengan frekuensi yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, diare terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Diare merupakan hal yang sangat umum dan biasanya tidak serius. Kebanyakan orang mengalami diare sebanyak sekali atau dua kali setiap tahun. Ini biasanya berlangsung dua sampai tiga hari dan dapat diobati. Beberapa orang sering mengalami diare sebagai bagian dari sindrom iritasi usus atau penyakit kronis lainnya dari usus besar.

Proses Terjadinya Diare

Makanan dan minuman yang kita konsumsi akan diproses di lambung, usus dua belas jari dan usus kecil bagian pangkal oleh asam lambung, yaitu enzim yang dibuat oleh pankreas dan cairan empedu. Kemudian bahan gizi dan cairan yang telah selesai diproses akan diserap oleh usus kecil dan usus besar sehingga bentuk tinja makin lama makin padat.

Diare terjadi kalau ada gangguan di saluran pencernaan, bisa akibat sekresi cairan berlebihan, gangguan penyerapan atau karena gerakan usus terlalu cepat sehingga waktu penyerapan terganggu.

Penyebab Diare

Penyebab paling umum dari diare adalah virus yang menginfeksi usus. Infeksi biasanya berlangsung selama dua hari, beberapa penyebab diare :

  • Infeksi oleh bakteri (penyebab sebagian besar jenis keracunan makanan)
  • Infeksi oleh organisme lain bisa virus atau parasit
  • Obat, bisa akibat alergi antara lain, yang mengandung antibiotik , magnesium dan pemanis sorbitol atau mannitol
  • Mengonsumsi makanan yang mengganggu sistem pencernaan
  • Alergi terhadap makanan tertentu
  • Pengobatan
  • Terapi radiasi
  • Intoleransi makanan antara lain: intoleransi laktose susu, frukose, lemak dan sebagainya
  • Penyakit peradangan usus antara lain: colitis ulseratif (radang di usus besar), penyakit Crohn dan sebagainya
  • Penyakit hormonal antara lain: hipertitoid
  • Irritable bowel syndrome (usus yang mudah terangsang)
  • Pemakai obat pencahar (laksatif) yang tidak wajar
  • Kanker usus
  • Penyalahgunaan alkohol
  • Operasi saluran pencernaan

Gejala-Gejala Diare

Gejala diare tergantung penyebabnya, namun secara umum ditandai :

  • BAB yang sering, lebih dari tiga kali sehari.
  • Bentuk tinja yang lembek dan cair. Pada kelainan tertentu misalnya infeksi disentri, colitis ulseratif, kanker usus bisa disertai lendir dan darah
  • Perut mules sampai kram
  • Demam, terutama pada diare akibat infeksi kuman
  • Kembung
  • Mual dan muntah
  • Lemas

Cara Diagnosis Diare

Untuk memastikan penyebab, umumnya didiagnosis berdasarkan keluhan dan gejala yang disampaikan penderita. Biasanya dokter akan menganjurkan beberapa tes penunjang antara lain: pemeriksaan darah dan tinja. Pada kasus tertentu, khususnya pada diare kronis, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan khusus seperti teropong lambung dan usus (Gastroendoskopi, colonoskopi), biopsi jaringan dan tes intoleransi terhadap makanan tertentu.

Komplikasi yang Berbahaya pada Penderita Diare

Komplikasi yang serius ialah dehidrasi (kekurangan cairan) dan gangguan keseimbangan elektrolit (mineral) khususnya Kalium dan Natrium yang dapat berakibat kematian khususnya pada bayi, anak balita dan para lansia.

Gejala Diare yang Berpotensi Berbahaya

Segera ke dokter bila diare yang Anda alami disertai tanda-tanda dibawah, yaitu :

  • Mengalami diare lebih dari 3 hari
  • Demam tinggi
  • Sakit perut yang sedang sampai hebat
  • Diare disertai lendir dan darah
  • Ada tanda dehidrasi sedang atau berat antara lain: mata dan pipi cekung, mulut kering, kulit kering, haus, jarang kencing dan air seni berwarna gelap.

Waspadai gejala dan penyebab diare terutama bagi ibu hamil, bayi dan anak balita yang menderita diare lebih berpotensi timbul komplikasi serius sehingga sebaiknya segera konsultasi dokter.
Tag : Penyakit
0 Komentar untuk "Gejala dan Penyebab Diare"

Back To Top