Efek Buruk Penggunaan Toilet Duduk bagi Kesehatan

efek-buruk-toilet-duduk
Seiring dengan kemajuan teknologi, secara perlahan penggunaan toilet jongkok di sekitar kita semakin menghilang dan diganti dengan toilet duduk. Padahal masyarakat Indonesia sebenarnya kebanyakan menggunakan toilet jongkok.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Digestive Diseases and Sciences yang dilansir dari healthmeup.com, berikut ini beberapa efek buruk penggunaan toilet duduk bagi kesehatan yang sebaiknya Anda ketahui.

Sembelit
Saat Anda buang air besar, posisi duduk akan membuat kotoran tidak bisa keluar dengan maksimal. Sehingga kotoran akan bertumpuk dan menyebabkan tinja menjadi keras dan membuat sembelit.
Terkait : Tips Meningkatkan Metabolisme Tubuh Anda di Pagi Hari

Hemoroid
Hemoroid adalah kondisi dimana otot anal Anda meradang karena tegang dan mendorong terlalu keras. Sehingga vena akan membengkak dan bahkan terjadi pendarahan.

Penyakit usus
Bila kotoran tidak keluar secara maksimal, maka kotoran akan menumpuk di usus. Ketika penuh dengan kotoran, maka tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik dan bisa membuat Anda menjadi tidak sehat.
Terkait : Feses Sebagai Indikator Kesehatan

Infeksi saluran kencing
Tidak hanya kotoran saja yang perlu untuk dikeluarkan dengan jongkok, namun air kencing juga. Kencing dengan berjongkok akan membuat kandung kemih benar-benar kosong dan mencegah Anda untuk terkena infeksi saluran kencing.
Terkait : Sinyal Kesehatan Dari Air Seni

Gangguan panggul
Saat sedang duduk, terjadi sejumlah besar tekanan di usus besar yang berakibat buruk pada panggul. Namun ketika Anda berjongkok, hal ini Anda akan melindungi saraf panggul.
Terkait : Agar Tak Mati Muda karena Kebanyakan Duduk di Kantor

Meski tampak modern, ternyata ada efek buruk penggunaan toilet duduk bagi kesehatan tubuh. Sebaiknya dalam memilih jenis toilet, pilihlah yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan mendukung kesehatan tubuh Anda.(merdeka.com)
Tag : Info Sehat
0 Komentar untuk "Efek Buruk Penggunaan Toilet Duduk bagi Kesehatan"

Back To Top