Kenali Faktor Penyebab dan Bahaya Obesitas

faktor-penyebab-dan-bahaya-obesitas
Obesitas atau kegemukan saat ini merupakan permasalahan kesehatan yang tidak boleh dianggap ringan. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikannya obesitas sebagai epidemik global. Penderitanya di dunia semakin meningkat tidak saja di negara-negara maju, tetapi juga di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Terkait : 10 Penyakit Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia

Faktor Risiko
Secara ilmiah obesitas terjadi karena konsumsi kalori yang berlebihan. Untuk terhindar dari obesitas berikut ini beberapa faktor penyebab obesitas yang sebaiknya Anda tahu :

1. Faktor genetik
Obesitas cenderung diturunkan dari orang tua, sehingga diduga memiliki penyebab genetik. Namun anggota keluarga tidak hanya berbagi gen, tetapi juga makanan dan kebiasaan gaya hidup, yang bisa mendorong terjadinya obesitas. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rata-rata faktor genetik memberikan pengaruh sebesar 33 % terhadap berat badan seseorang.

2. Faktor lingkungan
Keadaan lingkungan seseorang juga memegang peranan yang cukup berarti sebagai penyebab obesitas. Lingkungan ini termasuk perilaku gaya hidup misalnya apa yang dimakan dan berapa kali seseorang makan serta bagaimana aktivitasnya.

3. Faktor psikis
Pikiran seseorang bisa mempengaruhi kebiasaan makannya, banyak orang yang memberikan reaksi terhadap emosinya dengan makan. Gangguan ini merupakan masalah yang serius terutama pada wanita muda yang menderita obesitas, dan bisa menimbulkan kesadaran yang berlebihan tentang kegemukannya serta rasa tidak nyaman dalam pergaulan sosial.

4. Faktor kesehatan
Beberapa penyakit bisa menyebabkan obesitas, diantaranya ; hipotiroidisme, sindroma cushing, sindroma prader-willi, beberapa kelainan saraf yang bisa menyebabkan seseorang banyak makan. Beberapa obat-obatan tertentu misalnya steroid dan beberapa anti-depresi bisa menyebabkan penambahan berat badan.

5. Faktor perkembangan
Penambahan ukuran atau jumlah sel-sel lemak juga menyebabkan bertambahnya jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh. Terutama yang menjadi gemuk pada masa kanak-kanak, bisa memiliki sel lemak hingga 5 kali lebih banyak dibandingkan dengan orang yang berat badannya normal. Jumlah sel-sel lemak tidak dapat dikurangi, karena itu penurunan berat badan hanya dapat dilakukan dengan cara mengurangi jumlah lemak di dalam setiap sel.

6. Aktivitas fisik
Kurangnya aktivitas fisik kemungkinan merupakan salah satu penyebab utama dari meningkatnya angka obesitas. Orang-orang yang tidak aktif bergerak memerlukan lebih sedikit kalori. Bila cenderung mengkonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan aktivitas fisik yang seimbang, akan mengalami obesitas.
Terkait : Ini Dia Manfaat Berolahraga di Ruang Terbuka!
Bahaya Obesitas
Obesitas bukan hanya mengganggu penampilan tetapi meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit menahun atau penyakit kronis seperti :
  • Diabetes tipe 2
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Stroke
  • Penyakit jantung
  • Kanker, beberapa jenis kanker tertentu, misalnya kanker prostat dan kanker usus besar
  • Batu kandung empedu dan batu kandung kemih
  • Gout dan artritis gout
  • Osteoartritis (sendi terasa nyeri)
  • Tidur apnea (kegagalan untuk bernafas secara normal saat sedang tidur, menyebabkan berkurangnya kadar oksigen dalam darah)
  • Sindroma pickwickian (obesitas disertai wajah kemerahan, underventilasi dan mengantuk).
Sebagian besar kesadaran akan bahaya obesitas masih rendah, banyak orang tidak menyadari mereka menderita obesitas dan berpikir berat badannya normal. Hal ini tentu tak boleh diabaikan karena obesitas merupakan sumber berbagai penyakit seperti stroke, diabetes, jantung, dan gangguan pernapasan. Kenali faktor penyebab dan bahaya obesitas agar Anda tetap sehat.
Tag : Info Sehat
0 Komentar untuk "Kenali Faktor Penyebab dan Bahaya Obesitas"

Back To Top