Mengenal Tes Fungsi Hati

tes-fungsi-hati
Organ hati pada manusia sangat vital dan sangat penting dalam tubuh manusia dan untuk menopang kehidupan. Hati adalah organ kelenjar terbesar dalam tubuh dan melakukan banyak fungsi penting untuk menjaga tubuh dari racun dan zat-zat berbahaya lainnya (Baca : Cara Gampang Detoksifikasi Racun Dalam Tubuh).

Hati merupakan organ vital yang mendukung hampir setiap organ dalam tubuh dalam beberapa segi. Tanpa hati yang sehat, seseorang tidak dapat bertahan hidup sama halnya seperti jantung.

Dalam fungsinya, hati kita membuat beberapa produk, termasuk jenis protein yang disebut sebagai enzim. Produk ini dapat keluar dari hati dan masuk ke aliran darah. Tingkat produk tersebut dapat diukur dalam tes darah.

Kerusakan pada hati yang disebabkan oleh penyakit dapat memungkinkan produk tersebut masuk ke aliran darah dalam tingkat yang lebih tinggi. Jadi, tes yang mengukur tingkat produk ini, yang disebut sebagai tes fungsi hati (liver function test/LFT), dapat menunjukkan tingkat kerusakan pada hati.

Bila dokter mencurigai kita mempunyai masalah atau penyakit hati, dia akan meminta kita melakukan tes fungsi hati untuk membantu diagnosis. Kemudian, tes fungsi hati dapat dilakukan untuk memantau hati kita, untuk melihat apakah kerusakan dapat menjadi lebih berat atau pun pulih.

Apa yang Diukur dalam Tes Fungsi Hati?

Produk dari organ hati berikut biasanya diukur sebagai bagian dari tes fungsi hati :

  1. ALT (alanin aminotransferase), dahulu dikenal sebagai SGPT (serum glutamik piruvik transaminase)
  2. AST (aspartat aminotransferase), dahulu dikenal sebagai SGOT (serum glutamik oksaloasetik transaminase)
  3. Fosfatase alkali
  4. GGT (gamma-glutamil transpeptidase, atau gamma GT)
  5. Bilirubin
  6. Albumin

Harus ditekankan bahwa nilai ini berbeda tergantung pada alat yang dipakai di laboratorium yang melakukan tes serta cara penggunaannya. Hasil tes laboratorium yang kita terima setelah melakukan tes menunjukkan nilai normal yang berlaku dan berbeda untuk laki-laki dan perempuan. Jadi bila kita ingin dapat komentar mengenai hasil tes, sebaiknya kita menyebut baik hasil tes maupun nilai normal.

Selain itu, hasil tes juga dapat berubah tergantung pada pukul berapa darah diambil. Sebaiknya contoh darah kita diambil pada jam yang sama setiap kali kita dites fungsi hati, dan juga selalu pada laboratorium yang sama.

Apa Arti Hasil Tes?

Penyakit hati yang berbeda akan menyebabkan kerusakan yang berbeda, dan tes fungsi hati dapat menunjukkan perbedaan ini. Hasil tes fungsi hati dapat memberi gambaran mengenai penyakit apa yang mungkin menyebabkan kerusakan, tetapi tes ini tidak mampu mendiagnosis akibat penyakit hati.

Hasil tes ini juga bermanfaat untuk memantau perjalanan penyakit hati, tetapi sekali lagi, mungkin tidak memberi gambaran yang tepat. Namun biasanya hasil tes fungsi hati memberi gambaran mengenai tingkat peradangan. Untuk pencegahan awal, sebaiknya lakukan medical check up secara rutin. Semoga bermanfaat.(spiritia.or.id;foto:livestrong.com)

Baca juga :
Mengenal Tes Fungsi Hati (Bagian II)
0 Komentar untuk "Mengenal Tes Fungsi Hati"

Back To Top