Kriteria Gawat Darurat Bedah yang Ditanggung BPJS Kesehatan (II)

gawat-darurat-bedah-yang-ditanggung-BPJS-Kesehatan

Pada artikel sebelumnya telah diuraikan mengenai Kriteria Gawat Darurat Anak yang Ditanggung BPJS Kesehatan, kali ini akan diuraikan diagnosa pasien yang masuk kriteria gawat darurat bedah yang ditanggung BPJS Kesehatan yaitu :
  1. Abses cerebri
  2. Abses sub mandibula
  3. Amputasi penis
  4. Anuria
  5. Apendicitis acute
  6. Atresia ani (tidak bisa BAB sama sekali)
  7. BPH dengan retensio urin
  8. Cedera  kepala berat
  9. Cedera  kepala sedang
  10. Cedera  tulang belakang  (vertebral)
  11. Cedera  wajah dengan gangguan jalan nafas
  12. Cedera  wajah tanpa  gangguan jalan nafas, antara  lain : a) Patah tulang hidung/nasal terbuka dan tertutup; b) Patah tulang pipi (zygoma) terbuka  dan tertutup; c) Patah tulang rahang  (maxilla dan mandibula)  terbuka  dan tertutup; d) Luka terbuka  daerah  wajah
  13. Cellulitis
  14. Cholesistitis akut
  15. Corpus alienum pada : a) Intra cranial b. Leher; b) Thorax; c) Abdomen; d) Anggota  gerak; e) Genetalia
  16. CVA bleeding
  17. Dislokasi persendian
  18. Drowning
  19. Flail chest
  20. Fraktur tulang kepala
  21. Gastrokikis
  22. Gigitan binatang / manusia
  23. Hanging
  24. Hematothorax dan pneumothorax
  25. Hematuria
  26. Hemoroid grade IV (dengan tanda strangulasi)
  27. Hernia incarcerate
  28. Hidrochepalus dengan TIK meningkat
  29. Hirschprung disease
  30. Ileus Obstruksi
  31. Internal Bleeding
  32. Luka Bakar
  33. Luka terbuka daerah abdomen
  34. Luka terbuka daerah kepala
  35. Luka terbuka daerah thorax
  36. Meningokel / myelokel pecah
  37. Multiple trauma
  38. Omfalokel pecah
  39. Pankreatitis akut
  40. Patah tulang dengan dugaan cedera pembuluh darah
  41. Patah tulang iga multiple
  42. Patah tulang leher
  43. Patah tulang terbuka
  44. Patah tulang tertutup
  45. Periappendicullata  infiltrate
  46. Peritonitis generalisata
  47. Phlegmon dasar mulut
  48. Priapismus
  49. Prolaps rekti
  50. Rectal bleeding
  51. Ruptur otot dan tendon
  52. Strangulasi penis
  53. Tension pneumothoraks
  54. Tetanus generalisata
  55. Torsio testis
  56. Tracheo esophagus fistel
  57. Trauma tajam dan tumpul daerah leher
  58. Trauma tumpul abdomen
  59. Traumatik amputasi
  60. Tumor otak dengan penurunan kesadaran
  61. Unstable pelvis
  62. Urosepsi

Semoga uraian kriteria gawat darurat bedah yang ditanggung BPJS Kesehatan bermanfaat untuk anda, selanjutnya akan dipaparkan kriteria gawat darurat Kardio-vaskular yang ditanggung BPJS Kesehatan. Tetap menyimak. (Sumber : Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan;Ilusrasi:bsves.net)
Tag : Info BPJS
0 Komentar untuk "Kriteria Gawat Darurat Bedah yang Ditanggung BPJS Kesehatan (II)"

Back To Top