Jangan Anggap Remeh 7 Rasa Nyeri Ini!

7-rasa-nyeri-yang-tidak-remeh
Banyak dari kita menganggap remeh rasa nyeri atau sakit yang timbul pada tubuh kita yang datang secara tiba-tiba dan mengira akan hilang dengan sendirinya. Ternyata, ada beberapa rasa sakit atau nyeri yang sebenarnya tidak boleh Anda anggap remeh ataupun sampai mengabaikannya.

Menurut laman kesehatan dalam Today.com , inilah beberapa rasa sakit atau nyeri yang tidak boleh Anda anggap remeh :

1. Sakit yang menusuk di antara tulang belikat
Waspadai : serangan jantung
Sekitar 30 persen orang yang mengalami serangan jantung (Baca : 5 mitos keliru mengenai penyakit jantung) tidak tertangani dengan segera. Sakit di antara tulang belikat juga cukup sering terjadi pada wanita, biasanya juga diikuti dengan rasa nyeri di rahang, sesak napas, dan mual. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini (bisa lebih dari satu), Anda membutuhkan perawatan segera.

Bila Anda merasa nyeri otot hanya terasa sedikit menyengat, serangan jantung terasa seperti hunjaman pisau yang tajam. Bila itu yang Anda rasakan, segera cari pertolongan. Jangan menyetir sendiri ke rumah sakit, lebih baik panggil orang lain untuk mengantarkan Anda ke Unit Gawat Darurat.

2. Sakit kepala secara tiba-tiba dan sangat menyakitkan
Waspadai : aneurisma, yakni daerah seperti balon di arteri
Mengalami sakit kepala ringan atau sedang, sepertinya sudah biasa kita alami. Meminum obat sakit kepala generik pun bisa membuat rasa sakit itu pergi. Akan tetapi jika Anda merasa mendapat sakit kepala terburuk dalam hidup Anda dan datangnya secara tiba-tiba, segera cari bantuan dan segera ke rumah sakit.

Jangan Anda anggap itu migrain, karen migrain biasanya memiliki gejala mual, sensitif terhadap cahaya dan suara, dan sakitnya akan berkembang secara bertahap.

Sementara itu, pendarahan di otak karena pecahnya aneurisma bukanlah hal yang umum, tetapi ketika itu terjadi, tindakan yang cepat adalah kuncinya. Operasi dapat menyelamatkan hidup Anda dengan menutup kembali daerah yang lemah. Jika Anda tidak mendapat perawatan dengan segera, Anda dapat saja meninggal. Risiko terbesarnya adalah, jika aneurisma pecah dan terjadi pendarahan di otak, pengobatan akan jadi lebih sulit dilakukan.

Jangan mengonsumsi aspirin, jika sakit kepala terjadi tiba-tiba atau terlalu intens. Aspirin bisa berisiko meningkatkan pendarahan.

3. Sakit perut pada area perut bawah sebelah kanan
Waspadai : apendisitis (radang usus buntu)
Rasa nyeri biasanya dimulai pada area tengah perut dan secara bertahap bergerak ke kanan. Jika usus buntu tersebut pecah, dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya karena bakteri yang meledak ke dalam aliran darah akan menginfeksi seluruh tubuh Anda.

Untuk mengetes apakah benar nyeri yang Anda rasakan adalah usus buntu, coba tekan perut Anda. Perut akan terasa nyeri saat Anda melepas tekanan. Tes lain, coba angkat lutut Anda sampai ke kepala dan biarkan orang lain menekan otot bawah perut. Jika terasa menyaktikan, bisa jadi usus buntu Anda sudah iritasi.

4. Sakit gigi yang membangunkan tidur Anda
Waspadai : kertak gigi
Terlalu sering menggeretakkan gigi dapat menyebabkan saraf di dalam gigi menjadi meradang dan menghilangkan pelindung enamel. Anda mungkin malah menggeretakkan gigi hingga ke akar, yang mengarah ke ekstraksi. Hubungi dokter gigi Anda sehingga ia dapat mengetahui masalahnya. Komplikasi dari menggeretak gigi, yang disebabkan oleh stres dapat dicegah dengan menggunakan pelindung pada malam hari.

5. Nyeri punggung bagian tengah yang disertai demam
Waspadai : Infeksi ginjal
Jangan berasumsi bahwa demam yang Anda rasakan, mual, dan nyeri punggung hanyalah gangguan perut. Kondisi ini terjadi ketika bakteri yang menyusup saluran kemih menyebar ke ginjal, membuat infeksi lebih parah. Gejala infeksi ginjal mungkin dimulai dengan infeksi saluran kemih, seperti rasa sakit saat buang air kecil. Jika infeksi ginjal tersebut tidak mendapatkan pengobatan, ginjal Anda dapat mati.(Baca : 6 Cara Kurangi Resiko Penyakit Ginjal)

6. Kram menstruasi yang tidak sembuh dengan obat
Waspadai : Endometriosis
Jika obat-obatan penghilang rasa sakit tidak membantu, kondisi endomestriosis, yakni lapisan rahim tumbuh di tempat lain bisa jadi penyebabnya. Endometriosis menghambat kesuburan, dan itu umum. Sebanyak 40 hingga 60 persen wanita yang pada masa menstruasi mengalami ini kemungkinan juga menderita gangguan kesuburan.(Baca : Hal yang Menyebabkan Wanita Susah Hamil)

Kecuali Anda sedang berusaha untuk hamil, dokter akan memberikan pengobatan kontrasepsi oral. Jika nyeri terus berlanjut, maka Anda mungkin harus melakukan pembedahan jaringan.

7. Sakit pada area betis
Waspadai : deep vein thrombosis (DVT)
Jika ada area kecil di kaki Anda terasa sakit, Anda bisa saja mengalami DVT, yakni pembekuan darah di vena dalam. Daerah tersebut juga terlihat merah dan terasa hangat ketika disentuh. DVT kemungkinan terjadi jika Anda mengonsumsi pil KB atau setelah menempuh perjalanan jauh dengan mobil atau pesawat.

Kecuali kaki Anda sudah sangat bengkak dan rasa sakit menjadi semakin parah dengan cepat, Anda bisa menunggu satu hari untuk mendatangi dokter. Namun hati-hati karena gumpalan bisa bertambah besar atau bahkan pecah, bergerak ke arah paru-paru dan menghentikan aliran darah. Ini dapat memengaruhi jantung dan menyebabkan serangan jantung, atau bahkan memengaruhi otak dan menyebabkan stroke.

Untuk lebih mendeteksi gejala-gejal penyakit yang berbahaya, ada baiknya lakukan chek up kesehatan secara rutin (Baca : Pentingnya Medical Check Up), sehingga kita dapat melakukan pencegahan lebih dini. Semoga uraian 7 rasa nyeri yang bermanfaat bagi anda. (www.tabloidnova.com)

Baca juga :
Penyakit Berbahaya yang Paling Sering Diderita Wanita
Medical Check Up untuk Perempuan
10 Penyakit Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia



Tag : Info Sehat
0 Komentar untuk "Jangan Anggap Remeh 7 Rasa Nyeri Ini!"

Back To Top