7 Persiapan Kesehatan Sebelum Menunaikan Ibadah Haji

persiapan-kesehatan-naik-haji
Bagi kaum muslim tentunya menunaikan rukun islam yang ke lima yaitu ibadah haji adalah hal yang di impikan. Ibadah haji membutuhkan aktifitas fisik lebih banyak dibandingkan dengan ibadah lainnya. Calon jamaah haji hendaknya sudah melakukan persiapan fisik dan kesehatan agar saat menunaikan ibadah haji berjalan dengan lancar. 

Pemerintah terus memperketat pemantauan kesehatan calon jamaah yang akan menunaikan ibadah haji. Hal ini dilakukan untuk menekan risiko gangguan kesehatan pada jamaah selama berada di tanah suci. Oleh karena itu mumpung masih ada waktu sebelum berangkat, maka para calon jamaah sebaiknya melakukan 7 persiapan kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji berikut ini :

1. Periksakan kesehatan Anda secara rinci. Baiknya ke dokter yang biasa Anda kunjungi atau ke dokter terdekat, agar dapat dideteksi kemungkinan. penyakit dan masih ada waktu 1 – 2 bulan untuk mengatasinya.

2. Kalau memang punya penyakit kronik yang memerlukan obat secara teratur, pastikan ada persiapan obat selama di tanah suci.

3. Kalau memang menurut dokter yang biasa menangani/merawat di tanah air sekarang ada masalah kesehatan, mintalah surat keterangan dari dokter itu untuk diserahkan ke dokter kloter nanti. Kalau sejak sekarang sudah tahu siapa dokter kloter / dokter rombongan bila ONH plus, maka sejak sekarang bicarakan dengan dokter kloter / rombongan tentang masalah kesehatan Anda dengan membawa surat dari dokter yang biasa merawat anda itu.

4. Mulai lakukan olah raga teratur, setidaknya jalan kaki 3 atau 4 kali per minggu. Hal ini disebabkan dalam ibadah Haji banyak rangkain ibadah yang memerlukan ketahan fisik dan melakukan perjalanan dengan berjalan kaki, yaitu saat Thawaf, Sa’ie Wuquf,

5. Kalau akan berangkat bersama orang tua / orang lanjut usia , apalagi yang sudah sakit, persiapan lebih rinci harus dilakukan sejak sekarang, termasuk pengetahuan tentang menyewa kursi roda, dan lain sebagainya (Baca : Kenali Penyakit Degeneratif dan Temukan Solusinya).

6. Selain pengetahuan manasik Haji, maka ada bagusnya mulai sekarang mengenal dan mempelajari (membaca dan banyak bertanya) tentang fasilitas & pelayanan kesehatan yang ada di Arab Saudi pada musim Haji, mulai dari petugas kesehatan Kloter, pelayanan kesehatan di Sektor- Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), dan daftar Rumah Sakit di Arab Saudi

7. Mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai situasi penyakit di Arab Saudi atau wabah penyakit pada musim Haji misalnya dari situs WHO (www.who.int) (Baca : 4 Macam Media Penularan Penyakit Infeksi) .

Pada prinsipnya, upaya menjaga kesehatan agar tetap prima selama menjalankan ibadah haji dan umrah tidak jauh berbeda dengan upaya menjaga kesehatan sehari- hari. Perbedaannya hanya pada sikap atau perilaku kita yang dituntut lebih bijak dalam memilih makanan atau melakukan kegiatan di tengah cuaca dan iklim yang jauh berbeda.Semoga artikel mengenai 7 persiapan kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji bermanfaat bagi anda. Selamat mempersiapkan diri sejak sekarang, semoga mendapatkan Haji Mabrub.
0 Komentar untuk "7 Persiapan Kesehatan Sebelum Menunaikan Ibadah Haji"

Back To Top