Makna Kode Label pada Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran merupakan salah satu asupan penting dalam kebutuhan hidup sehari-hari. Saat membeli di supermarket, kita harus mengetahui bagaimana memilih buah yang baik supaya asupan nutrisi kian terjaga. Salah satu cara mengenal buah ialah melalui label atau stiker yang tertempel di kulitnya. Label ini dibuat dengan merujuk pada satu hal: buah ini organik atau tidak.

Kode ini lebih dikenal dengan kode PLU (Price Look Up). PLU ialah nomor identifikasi yang biasanya berlaku juga untuk sayuran dan kacang-kacangan. Kode ini terdiri dari lima digit. Digit pertama menunjukan proses pertumbuhan buah dan empat digit terakhir menunjukan nama buah yang dipersingkat melalui angka. Misalnya untuk pisang memiliki kode 4011, 3420 untuk pir, dan 3616 untuk apel.

Sistem ini dikelola oleh Federasi Internasional Standar Produk (FISP), sebuah koalisi global asosiasi buah dan sayuran yang dibentuk pada tahun 2001. Untuk menghasilkan standar yang lebih baik, pada Juli 2012 federasi ini kemudian menetapkan adanya tiga kategori di digit pertama, yaitu angka "9' untuk kategori buah organik, angka "8' untuk produk hasil rekayasa, dan angka "0" untuk kode ini biasanya ditulis empat digit kode buah saja untuk non organik.

Angka 9
Angka ini sering kali disebut sebagai angka yang sempurna. Stiker buah yang terdapat angka 9 di depan umumnya buah yang paling aman dikonsumsi. Buah ini diproses secara organik dan diperhatikan betul tingkat kematangannya sebelum akhirnya ia dipasarkan. Dilansir dari foxpoenix.com, dr. Suneil Jain, seorang pakar nutrisi mengiyakan jika label buah dengan angka 9 di depan merupakan produk buah yang paling baik. Contohnya saat Anda membeli pisang dan tertera stiker dengan angka 94401 itu berarti pisang tersebut organik dan aman dikonsumsi.

Angka 8 
Dalam panduan yang telah dirumuskan oleh FISP, angka 8 di dalam digit label menunjukan bahwa buah ini merupakan hasil dari rekayasa genetika. Dengan kata lain untuk menghasilkan buah ini beberapa ilmuan menggunakan teknologi baru untuk mentransfer gen dari satu spesies ke spesies lainnya.

Angka 0
Angka ini sering kali tidak ditulis bersama di dalam digit, melainkan langsung menyebutkan kode buah saja. Oleh sebab itu jika label buah hanya menampilkan empat digit saja itu artinya buah ini bersifat non organik dan tidak memenuhi syarat. Buah yang diproses secara tidak organik biasanya menggunakan pupuk kimia dan bahan berbahaya lainnya. 

Adanya buah hasil genetis sebenarnya untuk mempercepat proses panen. Namun, beberapa pakar sedikit mengkhawatirkan keselamatan para konsumen. Itu sebabnya banyak konsumen di Asia dan Eropa yang menuntut agar produsen buah mampu memproduksi makanan yang bebas dari modifikasi secara genetik.

Kode PLU pada buah bertujuan agar memperkenalkan standar global untuk penetuan harga. Itu sebabnya, secara Internasional buah dengan kode angka 9 di depan jauh lebih mahal dibandingkan yang lain. Hal tersebut sesuai dengan manfaat yang diberikan.(tabloidwanitaindonesia)
0 Komentar untuk "Makna Kode Label pada Buah dan Sayuran"

Back To Top