Saat ini baru 11 RS yang legal berikan terapi sel punca (Stem Cells)

Terapi sel punca mulai banyak diminati masyarakat Indonesia. Terapi ini merupakan teknologi kedokteran terkini dimana para ahli memanfaatkan sel punca tersebut untuk meregenerasi sel di dalam tubuh sehingga dapat memulihkan dan menumbuhkan kembali jaringan yang rusak akibat terserang penyakit degeneratif
(penurunan fungsi sistem di dalam tubuh akibat rusak maupun penuaan jaringan atau organ).

Ini terbukti dari tingginya permintaan terhadap produk-produk yang mengklaim mengandung sel punca, meningkatnya keinginan untuk menyimpan sel punca miliknya, bahkan merogoh kocek yang tidak sedikit untuk menjalani terapi sel punca.

Karena tingginya permintaan tersebut, tempat-tempat penyedia layanan terapi sel punca pun semakin banyak dijumpai. Sayangnya, kebanyakan dari penyedia layanan terapi sel punca khususnya di Indonesia belum memiliki izin dari Kementerian Kesehatan.

Untuk saat ini baru 11 rumah sakit di Indonesia yang menjadi pusat pengembangan pelayanan medis penelitian dan pendidikan bank jaringan dan sel punca. Sesuai peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 32 tentang penetapan RS pusat pengembangan pelayanan medis, penelitian, dan pendidikan jaringan dan sel punca, maka hanya 11 RS yang tercatat. Dua di antaranya adalah pembina, sementara sisanya yang dibina. 

Dua RS pembina yaitu RS Dr Cipto Mangunkusumo dan RS Dr Soetomo, sementara RS yang dibina yaitu RS Dr M Djamil di Padang, RS Jantung Harapan Kita, RS Fatmawati, RS Kanker Dharmais, RS Persahabatan, RS Hasan Sadikin, RS Dr Sardjito, RS Dr Karyadi, dan RS Sanglah.

Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI Chaerul Radjab Nasution mengungkapkan pentingnya pelaksanaan terapi sel punca di tempat yang sudah mendapatkan izin resmi dari Kemenkes. Pasalnya tempat tersebut pasti telah memiliki kualitas terapi sel punca yang terstandar.

Terapi sel punca, kata Chaerul, bukanlah terapi konvensional yang sederhana. Tata laksananya sangat rumit dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang. Dari mulai pengambilan, pengolahan, penyimpanan, pengembangan, serta pengaplikasian membutuhkan keterampilan yang luar biasa.

Sementara itu, untuk beberapa pelaku usaha kesehatan yang sudah melakukan pelayanan kesehatan dengan sel punca, pemerintah menyatakan tidak memberlakukan sanksi terhadap mereka. Dokter, rumah sakit atau pelaku usaha pelayanan kesehatan lain yang sudah menjalani dianggap pemerintah menjalankan itikad baik mengobati orang, dengan menerapkan pengobatan sel punca. (kompas.com)


Tag : Info Sehat, News
0 Komentar untuk "Saat ini baru 11 RS yang legal berikan terapi sel punca (Stem Cells)"

Back To Top