Gejala Fisik Kolesterol Tinggi

gejala-fisik-kolesterol-tinggi
Mengetahui kadar kolesterol dalam darah sangat penting fungsinya sebagai upaya pencegahan penyakit pembuluh darah dan jantung. Pemeriksaan biasanya dapat dilakukan dengan tes darah di laboratorium.

Pemeriksaan sederhana dapat menunjukkan angka kolesterol total, sedangkan pemeriksaan yang lebih kompleks dapat menunjukkan informasi tambahan berupa angka high density lipoprotein (HDL), low density lipoprotein (LDL), dan trigliserida (Baca : Mengenal Perbedaan HDL, LDL, & Trigliserida). Kadar kolesterol normal jika ukurannya 160-200 mg, sedangkan masuk kondisi berbahaya jika sudah di atas 240 mg.

Pemeriksaan kadar kolesterol sebaiknya dilakukan rutin untuk terus memantau kesehatan secara keseluruhan. Selain melalui pemeriksaan laboratorium, sebenarnya ada tanda-tanda fisik yang dapat dicermati untuk mendeteksi tingginya kadar kolesterol total dalam darah. Berikut beberapa gejala fisik kolesterol tinggi yang paling sering dijumpai, yaitu :

1. Cepat mengantuk

Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya asupan oksigen ke otak akibat pembuluh darah yang menyempit karena adanya timbunan lemak akibat kolesterol.

2. Sering pusing belakang kepala

Pusing di belakang kepala diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala bisa jadi merupakan gejala fisik kolesterol tinggi. Penyumbatan ini terjadi lantaran kolesterol yang mulai membentuk plak di pembuluh darah. Jika dibiarkan, maka pembuluh darah akan pecah dan menyebabkan stroke.

3. Tengkuk dan pundak pegal

Pegal di tengkuk dan pundak merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar pada pembuluh darah di daerah tersebut. Aliran darah yang tidak lancar juga disebabkan adanya penyumbatan pembuluh dari kolesterol.

4. Sering pegal di tangan dan kaki

Pembuluh darah di tangan dan kaki juga dapat tersumbat akibat penumpukan kolesterol. Pegal di tangan dan kaki akibat penumpukan kolesterol biasanya terjadi terus-menerus meskipun tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.

5. Sering kesemutan

Kesemutan merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar di bagian tubuh tertentu. Kesemutan berhubungan dengan saraf yang tidak mendapat aliran darah. Hal ini bisa juga termasuk gejala fisik kolesterol tinggi.

6. Dada sebelah kiri seperti tertusuk

Dada sebelah kiri berhubungan dengan organ pemompa darah yaitu jantung. Penyumbatan di pembuluh darah sekitar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti ditusuk. Bahkan rasa nyeri bisa menjalar hingga ke daerah di sekitar leher. Nyeri dada juga bisa menjadi tanda-tanda dari serangan jantung.

7. Timbunan lemak di atas kelopak mata

Secara klinis ada beberapa hal yang bisa dijadikan petunjuk awal seseorang memiliki kolesterol tinggi, yaitu adanya timbunan lemak di atas kelopak mata. Biasanya timbunan ini mengandung kadar trigliserida (molekul asam lemak) yang tinggi.

8. Mudah lelah

Ketika plak terbentuk di dinding arteri, bisa menyebabkan kondisi seperti atherosclerosis, penyakit jantung koroner (PJK) dan penyakit mikrovaskuler koroner atau coronary microvascular disease (CMD). Kondisi-kondisi seperti inilah yang menyebabkan badan terasa mudah lelah.

Gejala fisik kolesterol tinggi diatas merupakan gejala yang dapat dirasakan, untuk hasil yang lebih akurat sebaiknya melakukan tes darah di laboratorium klinik atau rumah sakit. Agar tetap sehat jauhi kebiasaan buruk bagi kesehatan. Salam sehat!



Tag : Info Sehat
0 Komentar untuk "Gejala Fisik Kolesterol Tinggi"

Back To Top