Jajanan Anak Sekolah Masih Jadi Perhatian BPOM RI di 2014

Sepertinya masalah jajanan anak sekolah masih menjadi perhatian Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) di 2014. Pasalnya, masih banyak jajanan di sekolah tingkat dasar yang belum memenuhi syarat.


BPOM RI menargetkan di 2014 ini, 18.000 sekolah SD/MI terkait Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) sudah dapat memenuhi syarat seperti tidak ada bahan berbahaya, tidak ada bahan tambahan pangan, bebas dari kontaminasi ligam berat dan higiens.

Di tahun 2013, BPOM sudah mampu menurunkan jumlah persentase PJAS yang tidak memenuhi syarat. Dan hasil uji PJAS dari tahun 2009 sampai 2013 mengalami peningkatan yaitu 57.36 persen menjadi 80.79 persen yang memenuhi syarat.

Pengawasan PJAS dilakukan melalui sampling pengujian laboratorium terhadap penggunaan bahan berbahaya seperti rhodamin B, borax, formalin, methanyl yellow dan adanya cemaran mikroba. Sampling PJAS tahun 2013 dari 884 sekolah SD dan Madrasah Ibtidaiyah di 30 kota jumlahnya 5.566 dengan hasilnya yang tidak memenuhi syarat ada 1.730 atau 31,08 persen.

Kegiatan pengawasan, pembinaan dan pengawalan PJAS ini menurut Roy diperkirakan dapat melindungi 2.837.831 siswa, 169.930 pedagang PJAS dan 5.675.662 orangtua siswa.

Tahun 2014, yang masih menjadi perhatian BPOM RI yaitu kehigienisan es batu, dan bahan tambahan pangan pada jelly serta pewarna yang digunakan pada situp, bakso juga dikhawatirkan ada pemakaian boraks atau formalin.

Referensi : http://health.liputan6.com/
Tag : News
0 Komentar untuk "Jajanan Anak Sekolah Masih Jadi Perhatian BPOM RI di 2014"

Back To Top