5 Tradisi Unik saat Imlek

Tahun Baru Imlek atau juga disebut Sin Tjia merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti "malam pergantian tahun".


Di China daratan, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam.

Perayaan tahun baru China ini biasanya identik dengan tradisi bagi-bagi ang pao, barongsai, dan masih banyak lagi. Berikut ini, lima tradisi unik seputar Imlek.

1. Membersihkan Rumah

Sehari sebelum perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa akan berbondong-bondong membersihkan rumah. Tradisi ini dilakukan sebagai simbol buang sial dan membuka keberuntungan. Sebaliknya, tepat saat perayaan tahun baru China, menyapu rumah adalah hal yang pantang dilakukan. Menurut kepercayaan, hal ini akan membuang rejeki atau keberuntunga

2. Makan Ikan

Jangan heran saat menjelang Imlek, harga ikan bandeng bisa melambung. Hal ini dikarenakan ikan adalah simbol kebahagiaan dan keberuntungan bagi masyarakat Tionghoa. Namun, ikan yang dihidangkan tidak boleh dibalik. Jadi, kalau bagian atasnya sudah habis. Anda tak boleh mengambil daging di sisi lainnya dengan membalik ikan. Menurut tradisi, ikan juga tidak boleh dihabiskan sekaligus pada hari itu, melainkan disisakan untuk keesokan harinya. Tradisi ini melambangkan nilai tambah untuk tahun berikutnya.

3. Bagi-bagi Angpau

Salah satu tradisi yang melekat pada Imlek adalah angpau. Istilah angpau sendiri berasal dari bahasa Hokkian yang berart ang (merah) dan pau (bingkisan/amplop). Kenapa harus berwarna merah? Dalam kebudayaan Tionghoa, warna merah dianggap sebagai simbol kebaikan dan kesejahteraan. Warna ini juga dipercaya mampu membawa kebahagiaan dan semangat yang bersumber pada nasib baik.

4. Barongsai atau liong naga

Barongsai atau juga sering disebut liong naga, merupakan tarian khas China yang berasal dari masa Dinasti Chin - sekitar abad ke tiga sebelum masehi. Tarian tradisional China ini dilakukan oleh satu tim yang terdiri dari dua orang - dengan memakai kostum menyerupai singa. Singa merupakan simbol hewan yang diyakini memiliki daya magis dalam kebudayaan China. Menurut tradisi Tionghoa, barongsai juga dipercaya dapat menolak bala dan melimpahkan rejeki.

6. Pantang makan bubur

Saat perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa dilarang makan bubur. Karena menurut tradisi, bubur adalah simbol kemelaratan atau kemiskinan.


Tag : Ragam
0 Komentar untuk "5 Tradisi Unik saat Imlek"

Back To Top