8 Hal Yang Paling Ditakutkan Para Ibu

Semua sepakat, kasih ibu tak terbatas, sejak dalam kandungan hingga kita dewasa. Semua agama di muka bumipun mengajarkan kita untuk taat dan menghormati ibu. Tapi tahukan anda beberapa hal yang ditakutkan oleh para ibu?yang kadang tanpa kita sadari, kita melakukannya.
Berikut beberapa hal yang ditakutkan ibu, yaitu

1. Takut Suami Selingkuh Atau Perceraian
Sebagai wanita yang sudah menikah, rasa takut yang besar datang dari kecemasan akan kesetiaan. Wanita di masa kini lebih sering mencemaskan kesetiaan suaminya. Ini tentu wajar, mengingat semakin mudahnya komunikasi, suami yang sering tugas keluar kota, peluang untuk selingkuh makin besar.

Anda pasti mengerti sakitnya sebuah perselingkuhan, apalagi jika berbuah perceraian. Tidak ada wanita yang ingin suaminya selingkuh, apalagi mengalami perceraian. Seorang ibu selalu ingin anak-anaknya mendapat kasih sayang utuh dari seorang ayah. Maka para ibu akan berusaha agar suaminya tetap setia, misalnya dengan merawat tubuh dan menjadi istri yang baik.

2. Takut Anak Atau Suami Sakit
Saat anak sakit, seorang ibu selalu panik. Mungkin di depan Anda, beliau tampak tegar dan berusaha melakukan usaha apapun supaya Anda segera sembuh. Demikian juga saat sang suami sakit, sakit ringan atau sakit keras akan menimbulkan rasa takut.

Rasa takut kehilangan anak atau suami karena sakit bisa membuat wanita menangis. Seorang ibu atau istri memang berusaha selalu tegar dan kuat, karena dialah yang harus merawat anak atau suami yang sakit. Namun percayalah, selalu ada doa-doa dalam balutan air mata meminta kesembuhan dan umur panjang untuk anak-anak dan suaminya.

3. Takut Masakan Tidak Enak

Saat mendapat pujian masakan atau kue buatannya enak, seorang ibu pasti bangga. Dia pasti tidak keberatan membuat masakan atau kue yang sama sekali lagi, apalagi jika itu bisa membuat anak dan suaminya tersenyum bahagia.

Maka inilah yang juga menjadi ketakutan wanita, jika masakan yang dibuatnya tidak enak. Mungkin Anda tidak menyadari betapa kecewa seorang ibu jika anak atau suami mengatakan masakan buatannya tidak enak. Sekalipun benar rasanya tidak enak, seorang ibu pasti merasa bersalah karena sudah menyajikan masakan yang tidak disukai.

4. Takut Saat Sudah Malam Tapi Anak Belum Pulang
Saat masih sekolah atau kuliah dulu, Anda pasti bosan mendengar pertanyaan atau telepon kenapa sudah larut malam tapi belum pulang. Ini adalah wajar, karena Anda adalah anak perempuan, anak yang harus selalu dijaga. Suami pulang malam karena kerja itu biasa, tapi anak akan menimbulkan kecemasan berkali-kali.

Hati ibu mana yang tidak cemas saat jam sudah di angka 10 malam tapi anaknya belum pulang, apalagi tidak ada kabar dan tidak bisa dihubungi. Ibu pasti cemas apakah Anda kecelakaan, mengalami tindak kejahatan atau hal buruk lainnya. Saat Anda sudah pulang, ibu akan langsung bersyukur karena Anda baik-baik saja, lega, ingin marah, kesal, semua bercampur jadi satu.

5. Takut Saat Anak Mulai Pacaran
Di masa yang serba maju seperti sekarang, orang tua semakin cemas saat anaknya mulai pacaran. Pergaulan bebas, seks bebas dan tindak kejahatan atas nama cinta membuat para ibu khawatir. Ibu biasanya cerewet soal pacar dan memberi nasihat tidak boleh ini itu, bahkan terang-terangan tidak suka dengan pacar Anda.

Seorang ibu selalu ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Selama ini Anda dibesarkan dengan kasih sayang dan cinta, maka pria yang Anda pilih juga harus memperlakukan Anda dengan baik, menjamin masa depan Anda. Yang pasti, seorang ibu tidak ingin masa depan anak perempuannya rusak karena pria lain.

6. Khawatir Anak Melakukan Hal Terlarang
Sama seperti poin sebelumnya, seorang ibu tidak ingin anak-anaknya terjerumus dalam hal-hal terlarang. Misalnya berurusan dengan polisi, memakai narkoba, terkena kasus pacaran dengan suami orang, apalagi sampai hamil sebelum menikah. Semua itu akan menyakitkan bagi seorang ibu.

Ibu akan menjadi orang yang paling terluka, sakit dan kecewa saat anak-anaknya melakukan hal terlarang. Anak yang sudah dibesarkan dan dididik dengan kasih sayang ternyata membuat hal yang mengecewakan. Antara sedih, kecewa namun masih menyayangi Anda. Maka lindungi diri Anda, ladies.

7. Takut Anak-anaknya Salah Memilih Jodoh
Seorang ibu kadang sangat selektif dalam memilih calon pasangan anaknya, kadang cenderung cerewat dan protektif. Maksud ibu tentu ada benarnya, karena jodoh adalah pilhan hidup dan harus dijalani sampai akhir hayat. Makanya para ibu, sangat hati-hati dalam memilih atau merestui calon pendamping anak-anaknya

8. Takut Saat Mulai Tua dan Ditinggal Anak-Anaknya
Ketika Anda mulai dewasa, kuliah, punya pacar yang serius, mulai bekerja dan lepas dari orang tua, seorang ibu biasanya punya ketakutan besar di masa-masa seperti ini. Dalam budaya majemuk di Indonesia, anak perempuan ataupun anak laki-laki akan meninggalkan rumah untuk membentuk keluarga.

Di masa ini, seorang ibu biasanya lega karena sang anak mulai mandiri, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk pendidikan atau kehidupan Anda. Namun jauh di dalam lubuk hatinya, ada rasa sepi ketika tak ada lagi suara ceria anak-anak di rumahnya. Ada bayang ketakutan menghadapi masa tua yang sunyi.

Karena itu, jika mereka masih diberi umur panjang, selalu hubungi orang tua Anda, terutama ibu. Percayalah, suara Anda akan memberi semangat baginya. Sedikit pertanyaan seperti "Apa kabar, bunda? Sudah sarapan?" akan menjadi hadiah manis di pagi hari.

Semoga artikel ini bisa membuat rasa cinta dan rasa hormat Anda pada ibu makin besar.

Love your mother



Tag : Inspirasi
0 Komentar untuk "8 Hal Yang Paling Ditakutkan Para Ibu"

Back To Top