Kurangi Diskriminasi, Tes HIV Kini Bisa Dilakukan di Tempat Kerja


Untuk memperingati Hari AIDS Sedunia yang akan jatuh pada tanggal 1 Desember tahun ini, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi memaparkan program pencegahan penularan HIV di kalangan pekerja. Program yang juga didukung oleh organisasi internasional seperti International Labour Organization (ILO) dan The Joint United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS) ini bernama VCT at Work.


Wakil direktur ILO Michiko Miyamoto dalam acara Konferensi Pers Hari AIDS Sedunia yang bertempat di sekretariat Komite Penanggulangan AIDS Nasional, Wisma Sirca, Jl. Johar, Menteng Jakarta Pusat Sabtu (30/11/2013).mengungkapkan program yang baru dikenalkan secara global pada Juni tahun lalu ini selain bertujuan untuk mencegah penularan HIV pada pekerja juga mempunyai tujuan untuk menghapus diskriminasi pada pekerja pengidap HIV. Saat ini, pengidap HIV yang bekerja kerap kali merasakan diskriminasi. Sehingga masalah ini bukan lagi hanya masalah kesehatan, namun juga merupakan kemanusiaan dan HAM 

Dalam program ini proses tesnya sangat mudah dan tidak berbelit-belit. Para petugas tes akan datang ke kantor atau perusahaan-perusahaan. Setelah itu, para pekerja akan diambil darahnya satu persatu. Namun, prosesnya harus dilakukan tanpa paksaan dari atasan, dan seluruh hasil dari tes ini tidak akan dipublikasikan. Hasil tes serta isi materi konseling bersifat confidential.

Mudji Handaya selaku Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa pihaknya pun turut membantu agar pelaksaan VCT at Work dapat berjalan maksimal. Ia juga menambahkan kalau pihaknya telah memaksimakan fungsi media sebagai sarana penyebaran informasi tentang HIV dan AIDS. Talkshow di Televisi dan radio merupakan salah satu contoh upayanya. Selain itu ia juga berinisiatif menggelar CEO forum yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pemilik perusahaan tentang pekerja pengidap HIV yang membutuhkan perawatan.

Data temuan GLobal Report UNAIDS 2013 memperkirakan sebanyak 34 juta orang di dunia mengidap HIV. Indonesia adalah salah satu dari 9 negara yang mengalami peningkatan kasus HIV untuk kelompok usia produktif (15-45 tahun).
Tag : News, Tes Darah
0 Komentar untuk "Kurangi Diskriminasi, Tes HIV Kini Bisa Dilakukan di Tempat Kerja"

Back To Top